3 Bekal Menyambut Ramadhan

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.
Kita akan melihat tiga bekal yang semestinya disiapkan sebelum memasuki bulan Ramadhan yang kami simpulkan dari wejangan para ulama. Tiga bekal tersebut adalah:
Pertama: Bekal ilmu
Bekal ini amat utama sekali agar ibadah kita menuai manfaat, berfaedah, dan tidak asal-asalan. ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz berkata,

مَنْ عَبَدَ اللهَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ مَا يُفْسِدُ أَكْثَرَ مِمَّا يُصْلِحُ
“Barangsiapa yang beribadah kepada Allah tanpa ilmu, maka dia akan membuat banyak kerusakan daripada mendatangkan kebaikan.” (Al Amru bil Ma’ruf, hal. 15). 
Tidak tahu akan hukum puasa, bisa jadi puasa kita rusak. Tidak tahu apa saja hal-hal yang disunnahkan saat puasa, kita bisa kehilangan pahala yang banyak. Tidak tahu jika maksiat bisa mengurangi pahala puasa, kita bisa jadi hanya dapat lapar dan dahaga saja saat puasa. Tidak tahu jika dzikir bareng-bareng entah sehabis shalat lima waktu atau di antara tarawih atau sehabis witir, itu tidak ada dalilnya, akhirnya yang didapat hanya rasa capek karena tidak menuai pahala. Ingatlah syarat diterimanya ibadah bukan hanya ikhlas. Ibadah bisa diterima jika mengikuti tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, alias ada dalilnya. Namun demikianlah masyarakat kita kadang beribadah asal-asalan, asal ‘ngikut’, yang penting ikhlas katanya, padahal ibadah yang dilakukan tidak ada dalil dan tuntunannya. Apa saja kata pak Kyai, pokoknya ‘manut’? Wallahul musta’an.
*Kedua: Perbanyak taubat
Inilah yang dianjurkan oleh para ulama kita. Sebelum memasuki bulan Ramadhan, perbanyaklah taubat dan istighfar. Semoga di bulan Ramadhan kita bisa menjadi lebih baik. Kejelekan dahulu hendaklah kita tinggalkan dan ganti dengan kebaikan di bulan Ramadhan. Ingatlah bahwa syarat taubat yang dijelaskan oleh para ulama sebagaimana dinukil oleh Ibnu Katsir rahimahullah,  “Menghindari dosa untuk saat ini. Menyesali dosa yang telah lalu. Bertekad tidak melakukannya lagi di masa akan datang. Lalu jika dosa tersebut berkaitan dengan hak sesama manusia, maka ia harus menyelesaikannya mengembalikannya.”

(Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14:61). Inilah yang disebut dengan *taubat nashuha, taubat yang tulus dan murni*. 

Moga Allah menerima taubat-taubat kita sebelum memasuki waktu barokah di bulan Ramadhan sehingga kita pun akan mudah melaksanakan kebaikan.
Diantara do’a untuk meminta segala ampunan dari Allah adalah do’a berikut ini:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى خَطِيئَتِى وَجَهْلِى وَإِسْرَافِى فِى أَمْرِى وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّى اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى جِدِّى وَهَزْلِى وَخَطَئِى وَعَمْدِى وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِى
“Allahummagh-firlii khothii-atii, wa jahlii, wa isrofii fii amrii, wa maa anta a’lamu bihi minni. Allahummagh-firlii jiddi wa hazlii, wa khotho-i wa ‘amdii, wa kullu dzalika ‘indii” 

(Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kejahilanku, sikapku yang melampaui batas dalam urusanku dan segala hal yang Engkau lebih mengetahui hal itu dari diriku. Ya Allah, ampunilah aku, kesalahan yang kuperbuat tatkala serius maupun saat bercanda dan ampunilah pula kesalahanku saat aku tidak sengaja maupn sengaja, ampunilah segala kesalahan yang kulakukan) (HR. Bukhari no. 6398 dan Muslim no. 2719).
Catatan penting yang mesti kami sampaikan. Mungkin selama ini tersebar sms maaf-maafkan di tengah-tengah kaum muslimin menjelang Ramadhan. Ingat bahwa meminta maaf itu memang disyariatkan  terhadap sesama apalagi ketika berbuat salah, betul memang bentuk taubatnya adalah minta dimaafkan. Namun bukan jadi kelaziman setiap orang harus minta maaf, padahal tidak ada salah apa-apa. Apalagi kelirunya lagi jika hal ini dianggap kurang afdhol jika tidak dijalani menjelang Ramadhan. Hanya Allah yang beri taufik.
Ketiga:  Banyak memohon kemudahan dari Allah.
Selain dua hal di atas, kita juga harus pahami bahwa untuk mudah melakukan kebaikan di bulan Ramadhan, itu semua atas kemudahan dari Allah. Jika kita terus pasrahkan pada diri sendiri, maka ibadah akan menjadi sulit untuk dijalani. Karena diri ini sebenarnya begitu lemah. Oleh karena itu, hendaklah kita banyak bergantung dan tawakkal pada Allah dalam menjalani ibadah di bulan Ramadhan. Terus memohon do’a pada Allah agar kita mudah menjalankan berbagai bentuk ibadah baik shalat malam, ibadah puasa itu sendiri, banyak berderma, mengkhatamkan atau mengulang hafalan Qur’an dan kebaikan lainnya.
Do’a yang bisa kita panjatkan untuk memohon kemudahan dari Allah adalah sebagai berikut.

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً
“Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa” [artinya: Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah]. 

 (Hadits ini dikeluarkan oleh Ibnu Hibban dalam Shahihnya 3:255. Dikeluarkan pula oleh Ibnu Abi ‘Umar, Ibnus Suni dalam ‘Amal Yaum wal Lailah).

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ
“Allahumma inni as-aluka fi’lal khoiroot wa tarkal munkaroot.” (Ya Allah, aku memohon pada-Mu agar mudah melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran) . (HR. Tirmidzi no. 3233, shahih menurut Syaikh Al Albani).
Semoga Allah menjadikan Ramadhan kita lebih baik dari sebelumnya. Marilah kita menyambut Ramadhan mubarok dengan suka cita, diiringi ilmu, taubat dan perbanyak do’a kemudahan.
Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat.
Wallahu waliyyut taufiq.

https://rumaysho.com/1875-3-bekal-menyambut-ramadhan.html

Advertisements

7 Golongan Orang Yang Tidak Bisa Mencium Bau Surga

7 Golongan Orang Yang Tidak Bisa Mencium Bau Surga
Mudah2han kita tidak termasuk di dalamnya

Berikut hadits- hadits yang menerangkannya :

(1)  . Orang yang Mencari Ilmu Akhirat Untuk Tujuan Dunia

Islam memerintahkan kita untuk menuntut ilmu sebanyak mungkin, terutama ilmu akhirat . Belajar ilmu akhirat ini dalam salah satu hadits biasa disebut fisabilillah . Tapi , bila ilmu akhirat dicari dengan tujuan duniawi, maka orang tersebut terancam tidak bisa mencium bau surga .

ﻣَﻦْ ﺗَﻌَﻠَّﻢَ ﻋِﻠْﻤًﺎ ﻣِﻤَّﺎ ﻳُﺒْﺘَﻐَﻰ ﺑِﻪِ ﻭَﺟْﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻟَﺎ ﻳَﺘَﻌَﻠَّﻤُﻪُ ﺇِﻟَّﺎ ﻟِﻴُﺼِﻴﺐَ ﺑِﻪِ ﻋَﺮَﺿًﺎ ﻣِﻦْ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻟَﻢْ ﻳَﺠِﺪْ ﻋَﺮْﻑَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﻳَﻌْﻨِﻲ ﺭِﻳﺤَﻬَﺎ

“ Barangsiapa menuntut ilmu yang seharusnya untuk Allah SWT , namun ia tidak menuntutnya kecuali untuk mencari dunia, maka pada hari kiamat ia tidak akan mendapatkan bau surga . ” (HR . Ibnu Majah , Abu Daud dan Ahmad ; shahih )

(2). Wanita yang Minta Cerai Tanpa Alasan

Seperti yang kita ketahui , bahwa perceraian adalah hal yang paling dibenci oleh Allah SWT . Boleh dilakukan untuk menyelamatkan keluarga – baik suami , istri maupun anak – dari kemudharatan yang lebih besar. Namun jika ada wanita yang minta cerai tanpa suatu alasan , maka ancamannya adalah tidak bisa mencium bau surga .

ﺃَﻳُّﻤَﺎ ﺍﻣْﺮَﺃَﺓٍ ﺳَﺄَﻟَﺖْ ﺯَﻭْﺟَﻬَﺎ ﺍﻟﻄَّﻠَﺎﻕَ ﻣِﻦْ ﻏَﻴْﺮِ ﻣَﺎ ﺑَﺄْﺱٍ ﻓَﺤَﺮَﺍﻡٌ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ ﺭَﺍﺋِﺤَﺔُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ

“ Siapa pun wanita yang meminta talak pada suaminya tanpa alasan maka bau surga haram baginya. ” ( HR . Tirmidzi , Abu Daud , Ibnu Majah , dan Ahmad; shahih )

(3) . Orang yang Menyemir Rambutnya Khususnya Dengan Warna Hitam

Orang yang hobi menyemir atau mengecat rambut termasuk ke dalam kelompok golongan yang tidak bisa mencium bau surga . Golongan ini ada di masa setelah Rasulullah. Menyemir rambut dengan warna hitam dianggap sebagai hal biasa , padahal itu membuat pelakunya tidak bisa mencium bau surga .

ﻳَﻜُﻮﻥُ ﻗَﻮْﻡٌ ﻳَﺨْﻀِﺒُﻮﻥَ ﻓِﻲ ﺁﺧِﺮِ ﺍﻟﺰَّﻣَﺎﻥِ ﺑِﺎﻟﺴَّﻮَﺍﺩِ ﻛَﺤَﻮَﺍﺻِﻞِ ﺍﻟْﺤَﻤَﺎﻡِ ﻟَﺎ ﻳَﺮِﻳﺤُﻮﻥَ ﺭَﺍﺋِﺤَﺔَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ

“ Pada akhir zaman nanti akan ada orang – orang yang mengecat rambutnya dengan warna hitam seperti warna mayoritas dada merpati , mereka tidak akan mendapat bau surga . ” (HR . Abu Daud ; shahih )

(4). Orang yang Membunuh Kafir Mu ’ ahad

Islam sangat menjunjung toleransi dan perdamaian . Islam melindungi hak- hak manusia sebagaimana diatur dalam syariat. Maka seorang muslim tidak boleh membunuh orang kafir yang terikat perjanjian dengan pemerintah Islam (kafir mu ’ahad) . Jika seorang muslim membunuh kafir mu ’ahad, ia terancam tidak bisa mencium bau surga .
ﻣَﻦْ ﻗَﺘَﻞَ ﻣُﻌَﺎﻫَﺪًﺍ ﻟَﻢْ ﻳَﺮَﺡْ ﺭَﺍﺋِﺤَﺔَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ
“ Barangsiapa membunuh orang kafir mu ’ahad, maka dia tidak akan mencium bau wangi surga ” ( HR . Bukhari )

(5) . Orang yang Sombong

Kesombongan tidak bisa membuat pintu surga terbuka bahkan tercium sedikitpun tidak . Meskipun kesombongannya sangat kecil , sebesar biji dzarah.
ﻋَﻦْ ﻋُﻘْﺒَﺔَ ﺑْﻦِ ﻋَﺎﻣِﺮٍ ﺃَﻧَّﻪُ ﺳَﻤِﻊَ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ -ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﻳَﻘُﻮﻝُ ﻣَﺎ ﻣِﻦْ ﺭَﺟُﻞٍ ﻳَﻤُﻮﺕُ ﺣِﻴﻦَ ﻳَﻤُﻮﺕُ ﻭَﻓِﻰ ﻗَﻠْﺒِﻪِ ﻣِﺜْﻘَﺎﻝُ ﺣَﺒَّﺔٍ ﻣِﻦْ ﺧَﺮْﺩَﻝٍ ﻣِﻦْ ﻛِﺒْﺮٍ ﺗَﺤِﻞُّ ﻟَﻪُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔُ ﺃَﻥْ ﻳَﺮِﻳﺢَ ﺭِﻳﺤَﻬَﺎ ﻭَﻻَ ﻳَﺮَﺍﻫَﺎ . ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺭَﺟُﻞٌ ﻣِﻦْ ﻗُﺮَﻳْﺶٍ ﻳُﻘَﺎﻝُ ﻟَﻪُ ﺃَﺑُﻮ ﺭَﻳْﺤَﺎﻧَﺔَ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪِ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺇِﻧِّﻰ ﻷُﺣِﺐُّ ﺍﻟْﺠَﻤَﺎﻝَ ﻭَﺃَﺷْﺘَﻬِﻴﻪِ ﺣَﺘَّﻰ ﺇِﻧِّﻰ ﻷَﺣِﺒُّﻪُ ﻓِﻰ ﻋَﻼَﻗَﺔِ ﺳَﻮْﻃِﻰ ﻭَﻓِﻰ ﺷِﺮَﺍﻙِ ﻧَﻌْﻠِﻰ ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﻟَﻴْﺲَ ﺫَﺍﻙَ ﺍﻟْﻜِﺒَﺮُ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻋَﺰَّ ﻭَﺟَﻞَّ ﺟَﻤِﻴﻞٌ ﻳُﺤِﺐُّ ﺍﻟْﺠَﻤَﺎﻝَ ﻭَﻟَﻜِﻦَّ ﺍﻟْﻜِﺒْﺮَ ﻣَﻦْ ﺳَﻔِﻪَ ﺍﻟْﺤَﻖَّ ﻭَﻏَﻤَﺺَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﺑِﻌَﻴﻨَﻴْﻪِ
Dari Uqbah bin Amir, bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda: “ Tidaklah seorang laki- laki meninggal dunia, dan ketika ia meninggal di dalam hatinya terdapat sebiji sawi dari sifat sombong , akan halal baginya mencium bau surga atau melihatnya .” Lalu seorang laki – laki dari suku Quraisy yang bernama Abu Raihanah berkata , “ Demi Allah wahai Rasulullah , saya benar – benar menyukai keelokan dan menggemarinya hingga pada gantungan cemetiku dan juga pada tali sandalku !” Rasulullah SAW bersabda: “ Itu tidaklah termasuk kesombongan, sesungguhnya Allah ‘ azza wajalla itu Indah dan menyukai keindahan . Akan tetapi sombong itu adalah siapa yang menolak kebenaran dan meremehkan manusia dengan kedua matanya . ” ( HR . Ahmad)

(6). Menisbatkan Nasab Bukan Kepada Ayahnya

Nasab merupakan salah satu hal yang dijaga oleh Islam . Orang yang mengaku sebagai anak orang lain yang bukan ayahnya , ia juga mendapat ancaman tidak bisa mencium bau surga . Karenanya Islam melarang umatnya menisbatkan nama kepada nama orang tua angkat.

ﻣَﻦْ ﺍﺩَّﻋَﻰ ﺇِﻟَﻰ ﻏَﻴْﺮِ ﺃَﺑِﻴﻪِ ﻟَﻢْ ﻳَﺮَﺡْ ﺭَﺍﺋِﺤَﺔَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻭَﺇِﻥَّ ﺭِﻳﺤَﻬَﺎ ﻟَﻴُﻮﺟَﺪُ ﻣِﻦْ ﻗَﺪْﺭِ ﺳَﺒْﻌِﻴﻦَ ﻋَﺎﻣًﺎ ﺃَﻭْ ﻣَﺴِﻴﺮَﺓِ ﺳَﺒْﻌِﻴﻦَ ﻋَﺎﻣًﺎ ﻗَﺎﻝَ ﻭَﻣَﻦْ ﻛَﺬَﺏَ ﻋَﻠَﻲَّ ﻣُﺘَﻌَﻤِّﺪًﺍ ﻓَﻠْﻴَﺘَﺒَﻮَّﺃْ ﻣَﻘْﻌَﺪَﻩُ ﻣِﻦْ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ
“ Barangsiapa mengaku keturunan dari orang lain yang bukan ayahnya sendiri tidak akan mendapatkan bau surga . Padahal bau surga telah tercium pada jarak tujuh puluh tahun , atau tujuh puluh tahun perjalanan . ” (HR . Ahmad; shahih )

(7) . Wanita yang Berpakaian Tapi Telañjang

Jika orang yang sombong dan orang yang menisbatkan nasabnya kepada selain ayah pernah dijumpai di zaman Rasulullah , kelompok wanita yang berpakaian tapi tëlanjang ini tidak pernah dijumpai beliau . Namun , mereka pasti akan ada sebagai kelompok yang tidak bisa mencium bau surga . Dan , saat ini sabda beliau terbukti. Banyak wanita yang memakai model pakaian minim di zaman sekarang.
ﺻِﻨْﻔَﺎﻥِ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﻟَﻢْ ﺃَﺭَﻫُﻤَﺎ ﻗَﻮْﻡٌ ﻣَﻌَﻬُﻢْ ﺳِﻴَﺎﻁٌ ﻛَﺄَﺫْﻧَﺎﺏِ ﺍﻟْﺒَﻘَﺮِ ﻳَﻀْﺮِﺑُﻮﻥَ ﺑِﻬَﺎ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﻭَﻧِﺴَﺎﺀٌ ﻛَﺎﺳِﻴَﺎﺕٌ ﻋَﺎﺭِﻳَﺎﺕٌ ﻣُﻤِﻴﻠَﺎﺕٌ ﻣَﺎﺋِﻠَﺎﺕٌ ﺭُﺀُﻭﺳُﻬُﻦَّ ﻛَﺄَﺳْﻨِﻤَﺔِ ﺍﻟْﺒُﺨْﺖِ ﺍﻟْﻤَﺎﺋِﻠَﺔِ ﻟَﺎ ﻳَﺪْﺧُﻠْﻦَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻭَﻟَﺎ ﻳَﺠِﺪْﻥَ ﺭِﻳﺤَﻬَﺎ ﻭَﺇِﻥَّ ﺭِﻳﺤَﻬَﺎ ﻟَﻴُﻮﺟَﺪُ ﻣِﻦْ ﻣَﺴِﻴﺮَﺓِ ﻛَﺬَﺍ ﻭَﻛَﺬَﺍ
“ Dua golongan penghuni neraka yang belum pernah aku lihat ; kaum membawa cambuk seperti ekor sapi , dengannya ia memukuli orang dan wanita – wanita yang berpakaian ( tapi ) telanjang , mereka berlenggak – lenggok dan condong (dari ketaatan ), rambut mereka seperti punuk unta yang miring , mereka tidak masuk surga dan tidak akan mencium baunya . Padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan sejauh ini dan ini . ”(HR . Muslim )

9 KEBERHASILAN JENDERAL KIVLAN ZEN MEMBONGKAR BALIK FAKTA PKI

1. Jenderal Kivlan Zein berhasil membuat Bejo Untung mengaku sebagai anggota IPI, dan IPI sangat dikenal sebagai organisasi pelajar saat itu merupakan underbow PKI dan lawan dari PII saat itu, sesama organisasi pelajar, dan Jenderal Kivlan Zein dulu aktif di PII. Contoh: IPI pernah menyerbu anak PII di Blitar; Nama Jenderal Kivlan Zein termasuk yang akan dibunuh PKI
2. Tidak benar klaim Bejo Untung bahwa PKI tidak kudeta. Untung jelas kudeta karena telah membuat pengumuman Dewan Revolusi dan menganulir Kabinet Dwikora

3. Tidak benar klaim Bejo Untung bahwa PKI tidak bersenjata. PKI jelas bersenjata dan memberontak

5. Tidak Benar klaim Bejo Untung tidak ada diskusi, karena intel Jenderal Kivlan Zein ada di dalam rapat dan ternyata ruangan sudah disiapkan untuk 100 peserta dan diskusi sudah dimulai

6. Tidak benar klaim Bejo Untung PKI bukan hantu, karena arah perjuangan PKI sebenarnya adalah membuat citra bahwa PKI tertindas dan tidak bersalah, dan pada akhirnya mengarah kepada dicabutnya TAP MPRS, dan terbukti melalui sosok seperti Bambang Beter Suryadi (FPDIP) telah ada kalimat bahwa TAP MPRS No. 25 1966 akan diusahakan untuk dicabut. 

7. Tidak benar klaim Bejo Untung PKI tidak bangkit kembali, karena susunan kongres sudah terbentuk, dan ini nyata, bahkan meminta agar struktur Babinsa dihilangkan sementara struktur pengurus PKI sudah ada sampai tingkat pusat dan daerah. Apresiasi kepada Presiden NKRI, Joko Widodo, 16 Juni 2017 telah menegaskan di Mabes TNI tidak akan meminta maaf kepada PKI!

8. Tidak benar tuduhan Mohamad Isnur, Bidang Advokat LBH, bahwa Jenderal Kivlan adalah operator kisruh, karena operator itu ada di lapangan. Justeru Jenderal Kivlan menegaskan adanya pengkhianat di LBH seperti dibawanya isu PKI ke dunia internasional oleh Todung Mulya Lubis dan Nursyahbani Katjasungkana di Belanda.

9. PKI cemen, karena merengek meminta kompensasi dan restitusi, tanpa mau mengakui ribuan nyawa hilang di tangannya. Ishlah dilakukan jika masing-masing mau mengakui kesalahan dan NKRI bisa menatap ke depan.

By Usman Posted in Uncategorized

Empat Murid Kiai Kholil Bangkalan (Cikal Bakal NU, Muhammadiyyah, MIAI dan Masyumi)

Sebuah perbincangan tentang empat santri Syaikhana Kholil Bangkalan yang akan menjadi tonggak dakwah Indonesia.

1. Awal 1900-an 4 murid tamatkan pelajarannya pada Kyai Cholil di Bangkalan Madura. Menyeberangi selat : 2 ke Jombang, 2 ke Semarang.
2. Dua murid yang ke Jombang, 1 dibekali cincin (kakek Cak Nun), 1 lagi KH. Romli (ayah KH. Mustain Romli) dibekali pisang mas.
3. Dua murid yang ke Semarang; Hasyim Asy’ari & Muhammad Darwis, masing-masing diberi kitab untuk dingajikan pada Kyai Soleh Darat.
4. Kyai Soleh Darat adalah ulama terkemuka, ahli nahwu, ahli tafsir, ahli falak. Keluarga besar RA. Kartini mengaji pada beliau. Bahkan atas masukan Kartini-lah, Kyai Soleh Darat menerjemahkan al-Quran ke dalam bahasa Jawa agar bisa dipahami.
5. Pada Kyai Soleh Darat, Hasyim dan Darwis (yang kemudian berganti nama jadi Ahmad Dahlan tabarruk dengan gurunya Syekh Zaini bin Dahlan, Mufti Syafiiyyah di Tanah Haram) belajar tekun dan rajin, lalu ‘diusir’. Kedua sahabat itu; Hasyim Asy’ari dan Ahmad Dahlan diperintahkan Kyai Soleh Darat segera ke Makkah untuk melanjutkan belajar.
6. Setiba di Makkah, keduanya yang cerdas menjadi murid kesayangan Imam Masjidil Haram, Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi. Tampaklah kecenderungan Hasyim yang sangat mencintai hadist, sementara Ahmad Dahlan tertarik bahasan pemikiran dan gerakan Islam.
7. Tentu riwayat jalan berilmu mereka panjang. Saya akan melompat pada kepulangan mereka ke tanah air dan gerakan yang dilakukan.
8. Hasyim Asy’ari pulang ke Jombang. Di sana kakek Cak Nun menantinya penuh rindu. Kakek Cak Nun yang ‘sakti’ inilah yang menaklukkan kawasan rampok dan durjana bernama Tebuireng untuk didirikan pesantren.
9. Hasyim Asy’ari, dia mohon agar berkenan mulai mengajar di situ. Beliau membuka pengajian ‘Shahih al-Bukhari’ di sana.
10. Pahamlah kita, satu-satunya orang yang bisa bujuk Gus Dur keluar istana saat impeachment dulu ya Cak Nun. Ini soal nasab.
11. Saat disuruh mundur orang lain, Gus Dur biasanya jawab: “saya kok disuruh mundur, maju aja susah, harus dituntun!”. Tapi Cak Nun tidak menyuruhnya mundur. Kata beliau, “Gus, koen wis wayahe munggah pangkat!” Sudah saatnya naik jabatan!”.?.
12. KH. Romli Tamim yang juga di Jombang mendirikan pesantren di Rejoso, kelak jadi pusat Thariqoh Al Mu’tabarah yang disegani.
13. Kembali ke Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari, CATAT INI : beliaulah orang yang menjadikan pengajian hadist penting & terhormat. Sebelum Hadratusy Syaikh memulai ponpes Tebuireng-nya dengan kajian Shahih al-Bukhari, umumnya ponpes cuma ajarkan tarekat.
14. Tebuireng makin maju, santri berdatangan dari seluruh nusantara. Hubungan baik terjalin dengan Kyai Hasbullah, Tambakberas. Putra Kyai Hasbullah, Abdul Wahab kelak jadi pendiri organisasi Islam terbesar yang dinisbatkannya pada Hadratusy Syaikh : NU. Konon selama KH. Abdul Wahab Hasbullah dalam kandungan, ayahnya mengkhatamkan al-Qur’an 100 kali diperdengarkan pada si janin.
15. Tebuireng juga berhubungan baik dengan KH. Bisyri Syamsuri Denanyar. Abdul Wahid Hasyim menikahi putri beliau (ibu Gus Dur).
16. KH. Bisyri Syansuri juga beriparan dengan KH. Abdul Wahab Hasbullah. Inilah segitiga pilar NU; Tambakberas – Tebuireng – Denanyar.
17. Satu waktu ada santri Hadratusy Syaikh melapor, dari Yogyakarta ada gerakan yang ingin memurnikan agama & aktif beramal usaha. “O kuwi Mas Dahlan”, ujar Hadratusy Syaikh “Ayo padha disokong”!”. Itu Mas Dahlan, ayo kita dukung sepenuhnya.
18. KH. Ahmad Dahlan sang putra penghulu keraton itu amat bersyukur. Beliau kirimkan hadiah. Hubungan kedua keluarga makin akrab.
19. Sampai generasi ke-4, putra-putri Tebuireng yang kuliah di Yogyakarta selalu kos di keluarga KH. Ahmad Dahlan Kauman.
20. Sebagai bentuk dukungan pada perjuangan KH. Ahmad Dahlan, Hadratusy Syaikh menulis kitab ‘Munkarat Maulid Nabi wa Bida’uha’, bagi Hadratusy Syaikh, itu banyak bid’ah & mafsadatnya.
21. Ketika akhirnya gesekan makin sering terjadi antara anggota Muhammadiyah vs kalangan pesantren, Hadratusy Syaikh turun tangan. “Kita & Muhammadiyah sama. Kita Taqlid Qauli (mengambil PENDAPAT ‘ulama Salaf’), mereka Taqlid Manhaji (mengambil METODE)”.
22. Tetapi dipelopori KH. Abdul Wahab Hasbullah, para murid menghendaki kalangan pesantren pun terorganisasi baik. NU berdiri. Direstui Hadratusy Syaikh, Abdul Wahab Hasbullah & rekan berangkat ke Makkah menghadap raja Saudi sampaikan aspirasi Madzhab. Kepulangan mereka disambut Hadratusy Syaikh dengan syukur sekaligus meminta untuk terus bekerjasama dengan Muhammadiyah.
23. Atas prakarsa Hadratusy Syaikh, KH. Mas Mansur, Muhammadiyah, dan tokoh lain, terbentuklah Majlisul Islam A’la Indunisiya (MIAI).
24. Mengapa kisah Khalil dari Bangkalan & murid-muridnya penting? Agar terjaga fikiran, lisan & perkataan kita yang mengaku pewaris dakwah hari ini.
25. Yang tidak memahami sejarah, nasab keluarga & sanad ilmu akan kesulitan memahami & membawakan dakwah pada kalangan tertentu.
Disarikan dari Laman Republika.or.id dari akun Facebook Wakil Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Fahmi Salim tentang sepak terjang KH Hasyim Asy’ari dan KH Ahmad Dahlan dalam menegakkan Islam di Indonesia sejak sebelum bangsa ini merdeka, yang dikutip dari Ustaz Salim A. Fillah.

By Usman Posted in Uncategorized