Download Film G 30S/PKI

Yang mau mengadakan NoBar film G 30S PKI segera amankan film ya. 
SEGERA download sebelum dihapus oleh pihak yang tidak suka. 

G 30S PKI Full movie 
https://goo.gl/m4Ck3v

Atau 

G 30S PKI CD 1 https://goo.gl/AnCVaA
G 30S PKI CD 2 https://goo.gl/kVzMjV
G 30S PKI CD 3 https://goo.gl/JBcNgz

Advertisements
By Usman Posted in Uncategorized

9 KEBERHASILAN JENDERAL KIVLAN ZEN MEMBONGKAR BALIK FAKTA PKI

1. Jenderal Kivlan Zein berhasil membuat Bejo Untung mengaku sebagai anggota IPI, dan IPI sangat dikenal sebagai organisasi pelajar saat itu merupakan underbow PKI dan lawan dari PII saat itu, sesama organisasi pelajar, dan Jenderal Kivlan Zein dulu aktif di PII. Contoh: IPI pernah menyerbu anak PII di Blitar; Nama Jenderal Kivlan Zein termasuk yang akan dibunuh PKI
2. Tidak benar klaim Bejo Untung bahwa PKI tidak kudeta. Untung jelas kudeta karena telah membuat pengumuman Dewan Revolusi dan menganulir Kabinet Dwikora

3. Tidak benar klaim Bejo Untung bahwa PKI tidak bersenjata. PKI jelas bersenjata dan memberontak

5. Tidak Benar klaim Bejo Untung tidak ada diskusi, karena intel Jenderal Kivlan Zein ada di dalam rapat dan ternyata ruangan sudah disiapkan untuk 100 peserta dan diskusi sudah dimulai

6. Tidak benar klaim Bejo Untung PKI bukan hantu, karena arah perjuangan PKI sebenarnya adalah membuat citra bahwa PKI tertindas dan tidak bersalah, dan pada akhirnya mengarah kepada dicabutnya TAP MPRS, dan terbukti melalui sosok seperti Bambang Beter Suryadi (FPDIP) telah ada kalimat bahwa TAP MPRS No. 25 1966 akan diusahakan untuk dicabut. 

7. Tidak benar klaim Bejo Untung PKI tidak bangkit kembali, karena susunan kongres sudah terbentuk, dan ini nyata, bahkan meminta agar struktur Babinsa dihilangkan sementara struktur pengurus PKI sudah ada sampai tingkat pusat dan daerah. Apresiasi kepada Presiden NKRI, Joko Widodo, 16 Juni 2017 telah menegaskan di Mabes TNI tidak akan meminta maaf kepada PKI!

8. Tidak benar tuduhan Mohamad Isnur, Bidang Advokat LBH, bahwa Jenderal Kivlan adalah operator kisruh, karena operator itu ada di lapangan. Justeru Jenderal Kivlan menegaskan adanya pengkhianat di LBH seperti dibawanya isu PKI ke dunia internasional oleh Todung Mulya Lubis dan Nursyahbani Katjasungkana di Belanda.

9. PKI cemen, karena merengek meminta kompensasi dan restitusi, tanpa mau mengakui ribuan nyawa hilang di tangannya. Ishlah dilakukan jika masing-masing mau mengakui kesalahan dan NKRI bisa menatap ke depan.

By Usman Posted in Uncategorized

Empat Murid Kiai Kholil Bangkalan (Cikal Bakal NU, Muhammadiyyah, MIAI dan Masyumi)

Sebuah perbincangan tentang empat santri Syaikhana Kholil Bangkalan yang akan menjadi tonggak dakwah Indonesia.

1. Awal 1900-an 4 murid tamatkan pelajarannya pada Kyai Cholil di Bangkalan Madura. Menyeberangi selat : 2 ke Jombang, 2 ke Semarang.
2. Dua murid yang ke Jombang, 1 dibekali cincin (kakek Cak Nun), 1 lagi KH. Romli (ayah KH. Mustain Romli) dibekali pisang mas.
3. Dua murid yang ke Semarang; Hasyim Asy’ari & Muhammad Darwis, masing-masing diberi kitab untuk dingajikan pada Kyai Soleh Darat.
4. Kyai Soleh Darat adalah ulama terkemuka, ahli nahwu, ahli tafsir, ahli falak. Keluarga besar RA. Kartini mengaji pada beliau. Bahkan atas masukan Kartini-lah, Kyai Soleh Darat menerjemahkan al-Quran ke dalam bahasa Jawa agar bisa dipahami.
5. Pada Kyai Soleh Darat, Hasyim dan Darwis (yang kemudian berganti nama jadi Ahmad Dahlan tabarruk dengan gurunya Syekh Zaini bin Dahlan, Mufti Syafiiyyah di Tanah Haram) belajar tekun dan rajin, lalu ‘diusir’. Kedua sahabat itu; Hasyim Asy’ari dan Ahmad Dahlan diperintahkan Kyai Soleh Darat segera ke Makkah untuk melanjutkan belajar.
6. Setiba di Makkah, keduanya yang cerdas menjadi murid kesayangan Imam Masjidil Haram, Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi. Tampaklah kecenderungan Hasyim yang sangat mencintai hadist, sementara Ahmad Dahlan tertarik bahasan pemikiran dan gerakan Islam.
7. Tentu riwayat jalan berilmu mereka panjang. Saya akan melompat pada kepulangan mereka ke tanah air dan gerakan yang dilakukan.
8. Hasyim Asy’ari pulang ke Jombang. Di sana kakek Cak Nun menantinya penuh rindu. Kakek Cak Nun yang ‘sakti’ inilah yang menaklukkan kawasan rampok dan durjana bernama Tebuireng untuk didirikan pesantren.
9. Hasyim Asy’ari, dia mohon agar berkenan mulai mengajar di situ. Beliau membuka pengajian ‘Shahih al-Bukhari’ di sana.
10. Pahamlah kita, satu-satunya orang yang bisa bujuk Gus Dur keluar istana saat impeachment dulu ya Cak Nun. Ini soal nasab.
11. Saat disuruh mundur orang lain, Gus Dur biasanya jawab: “saya kok disuruh mundur, maju aja susah, harus dituntun!”. Tapi Cak Nun tidak menyuruhnya mundur. Kata beliau, “Gus, koen wis wayahe munggah pangkat!” Sudah saatnya naik jabatan!”.?.
12. KH. Romli Tamim yang juga di Jombang mendirikan pesantren di Rejoso, kelak jadi pusat Thariqoh Al Mu’tabarah yang disegani.
13. Kembali ke Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari, CATAT INI : beliaulah orang yang menjadikan pengajian hadist penting & terhormat. Sebelum Hadratusy Syaikh memulai ponpes Tebuireng-nya dengan kajian Shahih al-Bukhari, umumnya ponpes cuma ajarkan tarekat.
14. Tebuireng makin maju, santri berdatangan dari seluruh nusantara. Hubungan baik terjalin dengan Kyai Hasbullah, Tambakberas. Putra Kyai Hasbullah, Abdul Wahab kelak jadi pendiri organisasi Islam terbesar yang dinisbatkannya pada Hadratusy Syaikh : NU. Konon selama KH. Abdul Wahab Hasbullah dalam kandungan, ayahnya mengkhatamkan al-Qur’an 100 kali diperdengarkan pada si janin.
15. Tebuireng juga berhubungan baik dengan KH. Bisyri Syamsuri Denanyar. Abdul Wahid Hasyim menikahi putri beliau (ibu Gus Dur).
16. KH. Bisyri Syansuri juga beriparan dengan KH. Abdul Wahab Hasbullah. Inilah segitiga pilar NU; Tambakberas – Tebuireng – Denanyar.
17. Satu waktu ada santri Hadratusy Syaikh melapor, dari Yogyakarta ada gerakan yang ingin memurnikan agama & aktif beramal usaha. “O kuwi Mas Dahlan”, ujar Hadratusy Syaikh “Ayo padha disokong”!”. Itu Mas Dahlan, ayo kita dukung sepenuhnya.
18. KH. Ahmad Dahlan sang putra penghulu keraton itu amat bersyukur. Beliau kirimkan hadiah. Hubungan kedua keluarga makin akrab.
19. Sampai generasi ke-4, putra-putri Tebuireng yang kuliah di Yogyakarta selalu kos di keluarga KH. Ahmad Dahlan Kauman.
20. Sebagai bentuk dukungan pada perjuangan KH. Ahmad Dahlan, Hadratusy Syaikh menulis kitab ‘Munkarat Maulid Nabi wa Bida’uha’, bagi Hadratusy Syaikh, itu banyak bid’ah & mafsadatnya.
21. Ketika akhirnya gesekan makin sering terjadi antara anggota Muhammadiyah vs kalangan pesantren, Hadratusy Syaikh turun tangan. “Kita & Muhammadiyah sama. Kita Taqlid Qauli (mengambil PENDAPAT ‘ulama Salaf’), mereka Taqlid Manhaji (mengambil METODE)”.
22. Tetapi dipelopori KH. Abdul Wahab Hasbullah, para murid menghendaki kalangan pesantren pun terorganisasi baik. NU berdiri. Direstui Hadratusy Syaikh, Abdul Wahab Hasbullah & rekan berangkat ke Makkah menghadap raja Saudi sampaikan aspirasi Madzhab. Kepulangan mereka disambut Hadratusy Syaikh dengan syukur sekaligus meminta untuk terus bekerjasama dengan Muhammadiyah.
23. Atas prakarsa Hadratusy Syaikh, KH. Mas Mansur, Muhammadiyah, dan tokoh lain, terbentuklah Majlisul Islam A’la Indunisiya (MIAI).
24. Mengapa kisah Khalil dari Bangkalan & murid-muridnya penting? Agar terjaga fikiran, lisan & perkataan kita yang mengaku pewaris dakwah hari ini.
25. Yang tidak memahami sejarah, nasab keluarga & sanad ilmu akan kesulitan memahami & membawakan dakwah pada kalangan tertentu.
Disarikan dari Laman Republika.or.id dari akun Facebook Wakil Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Fahmi Salim tentang sepak terjang KH Hasyim Asy’ari dan KH Ahmad Dahlan dalam menegakkan Islam di Indonesia sejak sebelum bangsa ini merdeka, yang dikutip dari Ustaz Salim A. Fillah.

By Usman Posted in Uncategorized

ADAB MINUM ROSULULLAH

adab-makan-dan-minum-dalam-islam1Sebagaimana Rasulullah SAW mencontohkan cara makan, beliau juga memberikan teladan tentang cara minum. Cara Rasulullah SAW minum adalah sebagai berikut:

.
1. Berniat minum karena ibadah kepada Allah SWT;
2. Memulai minum dengan basmalah: “Bismillah“;
3. Minumlah dengan tangan kanan;
4. Tidak bernafas dan meniup air minum di dalam wadah;
Beliau bernafas 3 kali ketika minum. Hembusan nafasnya di luar gelas;
5. Tidak minum langsung dari teko/ceret;
6. Dianjurkan lebih minum dalam keadaan duduk
7. Menutup tempat minuman pada malam hari;
8. Bersyukurlah dengan minuman yang ada dan tidak boleh mencelanya;
9. Ucapkan hamdalah, “Alhamdulillah“, setelah minum.
.
Anas bin Malik radhiyalaahu anhu berkata, “Rasulullah SAW biasa bernafas tiga kali sewaktu minum.” (HR. Muttafaq ‘alaih)
.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Jika salah seorang dari kalian hendak makan, hendaklah makan dengan tangan kanan. Dan apabila ingin minum, hendaklah minum dengan tangan kanan. Sesungguhnya setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya.” (HR. Muslim)
.
Dari Abu Qatadah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika kalian minum maka janganlah bernafas dalam wadah air minumnya.” (HR. Bukhari no. 5630 dan Muslim no. 263)
.
Dari Ibnu Abbas, “Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang untuk bernafas atau meniup wadah air minum.” (HR. Turmudzi no. 1888 dan Abu Dawud no. 3728, hadits ini dishahihkan oleh Al-Albani)
.
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu beliau mengatakan, “Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam minum beliau mengambil nafas di luar wadah air minum sebanyak tiga kali.” Dan beliau bersabda, “Hal itu lebih segar, lebih enak dan lebih nikmat.” Anas mengatakan, “Oleh karena itu ketika aku minum, aku bernafas tiga kali.” (HR. Bukhari no. 45631 dan Muslim no. 2028)


Silahkan dishare, semoga menambah pahala keebaikan..

Kisah Imam Ahmad dan penjual roti

Dimasa akhir hidup beliau bercerita, “satu waktu (ketika saya sudah usia tua) saya tidak tau kenapa ingin sekali menuju satu kota di Irak”. Padahal tidak ada janji dan hajat.


Imam Ahmad pergi menuju kota Bashroh. “Tiba disana waktu Isya’, saya shalat berjamaah di masjid, hati saya merasa tenang, kemudian saya ingin istirahat”. Beliau ingin tidur di masjid, namun marbot yang tidak tau kalau itu Imam Ahmad, mengusir beliau ke teras masjid. Ketika berbaring di teras, marbot itu datang lagi dan mengusir beliau ke jalan.

Disamping masjid ada penjual roti. Ia sedang membuat adonan, sambil melihat Imam Ahmad didorong2 oleh marbot ke jalanan. “Mari syaikh (maksud syaikh di sini adalah kakek), anda boleh nginap di tempat saya, meskipun kecil”
.
“Baik”. Imam Ahmad masuk ke rumahnya, duduk dibelakang penjual roti yang sedang membuat roti (dengan tidak memperkenalkan dirinya, hanya bilang sebagai musafir)
.
Penjual roti ini punya perilaku tersendiri, kalau imam Ahmad ngajak ngomong, dijawabnya. Kalau tidak, dia terus membuat adonan sambil melafalkan istighfar, Astaghfirullah, saat Naruh garam astaghfirullah, mecah telur astaghfirullah, campur gandum astaghfirullah. Senantiasa mendawamkan istighfar. Sebuah kebiasaan mulia. Imam Ahmad memperhatikan terus.

Imam Ahmad bertanya “Sudah berapa lama kamu lakukan (kebiasaan istighfar) ini?”.
“Sudah lama sekali syaikh, saya menjual roti sudah 30 tahun, jadi semenjak itu saya lakukan”.
“Apa hasil perbuatanmu ini?”.
“Tak  ada hajat yang saya minta, kecuali pasti dikabulkan Allah. semua yang saya minta langsung diterima. Semua dikabulkan Allah kecuali satu”.
Imam Ahmad penasaran “apa itu?”.
“Saya minta kepada Allah supaya dipertemukan dengan imam Ahmad”.
.
Seketika itu juga imam Ahmad bertakbir, “Allahuakbar, Allah telah mendatangkan saya jauh dari Bagdad pergi ke Bashroh bahkan sampai didorong2 oleh marbot masjid sampai ke jalanan karena istighfarmu” (Penjual roti terperanjat, memuji Allah, ternyata yang didepannya adalah Imam Ahmad)


. [Manakib Imam Ahmad]